Definisi Dari FUNDAMENTAL ANALYSIS

0
421

Analisa Fundamental adalah metode analisis menggunakan kuasa fundamental dari suatu negara. Secara umum kekuatan fundamental suatu negara ditunjukan dengan data-data ekonomi negara bersangkutan.

Setiap berita baik yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan ekonomi boleh menjadi faktor fundamental yang penting untuk dicermati. Pada dasarnya analisa fundamental boleh diklasifikasikan kepada empat kategori besar, yaitu:
1. Faktor Ekonomi
2. Faktor Politik
3. Faktor Keuangan & Keuangan
4. Faktor Eksternal

FAKTOR EKONOMI
Dalam menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan fundamental perekonomian suatu negara, penunjuk ekonomi merupakan salah satu faktor yang tidak dapat dipisahkan dan menjadi bahagian penting dari keseluruhan faktor fundamental itu sendiri. Seiring kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk mendapatkan sumber maklumat terkini seorang peniaga juga sering menggunakan maklumat yang berasal dari monitor komputer, misalnya melaui Dow Jones Telerate, Reuters, Knight Rider mahupun Bloomberg. Penunjuk-penunjuk ekonomi yang sering digunakan dalam Analisis Fundamental antaranya:

1. Gross Domestic Product
Gross Domestic Product merupakan jumlah semua barangan dan perkhidmatan yang dihasilkan oleh suatu negara baik oleh syarikat dalam negeri mahupun oleh syarikat asing yang beroperasi di dalam negara tersebut pada suatu tempoh tertentu.

2. Inflasi
Seorang Trader akan selalu memperhatikan dengan teliti perkembangan kadar inflasi. Salah satu cara kerajaan dalam menangani inflasi adalah dengan melakukan dasar menaikkan tingkat suku bunga. Dasar peningkatan tingkat suku bunga ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar dan mengendalikan kadar inflasi. Penggunaan kadar inflasi sebagai salah satu penunjuk fundamental ekonomi adalah untuk mencerminkan tingkat GDP dan GNP ke dalam nilai sebenarnya. Nilai GDP dan GNP merupakan penunjuk yang sangat penting bagi seorang Trader dalam membandingkan peluang dan risiko melabur di luar negeri. Beberapa penunjuk untuk mengetahui kadar inflasi:
* Producer Price Index (PPI), adalah indeks yang mengukur rata-rata perubahan harga yang diterima oleh pengeluar domestik sahaja untuk setiap output yang dihasilkan dalam setiap peringkat proses pengeluaran. Data PPI dikumpulkan dari berbagai sektor ekonomi terutama dari sektor manufaktur, pertambangan dan pertanian.
* Consumer Price Index (CPI), digunakan untuk mengukur rata-rata perubahan harga runcit dan sekelompok barang dan perkhidmatan tertentu. Kedua-dua indeks tersebut, CPI dan PPI, digunakan Trader sebagai penunjuk untuk mengukur kadar inflasi yang terjadi. Seorang Trader tidak boleh berharap bahawa Bank Sentral akan menaikkan tingkat suku bunga apabila salah satu penunjuk memberikan isyarat kuat tentang adanya inflasi maupun menurunkan suku bunga untuk keadaan sebaliknya. Sebagai contoh, kesan Perang Teluk 1991 memicu naiknya harga minyak bumi sehingga indeks CPI di Amerika Syarikat juga naik. Namun kerana peningkatan indeks CPI itu tidak berlangsung lama, maka Bank Sentral Amerika Syarikat tidak mengambil tindakan apa pun.

3. Balance of Payment
Balance of Payment merupakan suatu timbangan yang terdiri daripada keseluruhan aktiviti transaksi perekonomian antarabangsa suatu negara, baik yang bersifat komersial maupun kewangan, dengan negara-negara lain pada suatu tempoh tertentu. Balance of Payment ini mencerminkan semua transaksi antara penduduk, pemerintah dan pengusaha dalam negeri dan pihak luar negeri, seperti transaksi eksport dan import, pelaburan portfolio, transaksi antar Bank Sentral dan lain-lain. Penunjuk umum yang sering digunakan adalah neraca perdagangan / current account. Faktor lain yang mempengaruhi neraca pembayaran adalah adanya aliran pelaburan asing yang masuk ke dalam negeri dalam bentuk Foreign Direct Investment maupun Portfolio Investment. Contoh: surplus neraca perdagangan Jepun terhadap Amerika Syarikat pada tahun 1998 memberikan penunjuk yang jelas terhadap meningkatnya volume permintaan Yen dalam aktiviti perdagangan. Akibatnya nilai tukar Yen terhadap Dollar AS menguat.

4. Employment
Employment adalah suatu penunjuk yang dapat memberikan gambaran tentang keadaan riil berbagai sektor ekonomi. Penunjuk mengenai tahap kesempatan kerja ini dapat dijadikan sebagai alat untuk menganalisis sihat / tidaknya perekonomian suatu negara. Apabila ekonomi berada dalam keadaan full capacity / kapasitas penuh maka akan tercapai full employment. Jika keadaan sebaliknya, maka kadar pengangguran pun akan meningkat. Tingkat employment adalah penunjuk ekonomi yang sangat penting bagi pasaran kewangan pada umumnya dan pasaran matawang asing khususnya.

FAKTOR POLITIK
Faktor Politik merupakan salah satu penunjuk untuk memprediksi pergerakan nilai tukar, sangat sulit untuk diketahui timing / waktu terjadinya secara pasti dan untuk ditentukan dampaknya terhadap fluktuasi nilai tukar. Ada kalanya suatu perkembangan politik berdampak pada pergerakan nilai tukar, tetapi ada kalanya tidak membawa kesan apapun terhadap pergerakan nilai tukar. Contoh: gejolak politik yang terjadi di Indonesia pada pasca pergantian kepemimpinan nasional dari masa kerajaan Order Baru 1966-1998 sampai ke Order Reformasi menimbulkan gejolak fluktuasi nilai tukar Ringgit terhadap Dollar AS yang sangat signifikan. Namun ada kalanya isu politik tidak mempengaruhi fluktuasi nilai tukar, seperti dalam kes Presiden Amerika Syarikat, Bill Clinton dan Monica Lewinsky pada tahun 1998 yang tidak serta-merta membawa kesan terhadap perubahan nilai tukar Dollar AS.

FAKTOR KEUANGAN & KEUANGAN
Peranan Faktor Keuangan sangat penting dalam melakukan Analisis Fundamental. Adanya perubahan dalam kebijaksanaan keuangan dan fiskal yang diterapkan oleh kerajaan, terutama dalam hal dasar yang melibatkan perubahan tingkat suku bunga, akan membawa kesan signifikan terhadap perubahan dalam fundamental ekonomi. Laman dasar ini juga akan mempengaruhi kadar pertukaran mata uang. Para pemerhati pasaran mata uang asing menyatakan bahwa tingkat suku bunga adalah penentu utama kadar pertukaran suatu mata uang, selain penunjuk keuangan lain, seperti jumlah uang yang beredar. Peraturan umum mengenai dasar-dasar tingkat suku bunga ini adalah: semakin tinggi tingkat suku bunga maka semakin kuat juga kadar pertukaran suatu mata uang.Tingkat suku bunga yang dimaksudkan disini adalah tingkat suku bunga riil bukan yang nominal. Seorang Trader akan bertindak balas terhadap perubahan perbezaan tingkat suku bunga, bukan pada perubahan tingkat suku bunga secara individual.

FAKTOR EKSTERNAL
Faktor Eksternal dapat membawa perubahan yang signifikan terhadap kadar pertukaran suatu negara. Laman ekonomi yang terjadi dalam suatu negara dapat membawa kesan serantau bagi perekonomian negara-negara yang berada di kawasan yang sama. Dalam era peruntukan global asset, arus portofolio modal tidak lagi mengenal batas-batas wilayah negara. Para Fund Manager, Investor dan Hedge Fund yang melakukan pelaburan secara global sangat mencermati perubahan ekonomi, bukan hanya dalam lingkup satu negara, melainkan juga meluas hingga ke dalam lingkup satu kawasan / regional tertentu.

Salam Profit

LEAVE A REPLY